• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

Hidayat El Shirazy

Catatan Hati Seorang Pengembara Kehidupan

  • Home
  • Contact
  • About
Home » Uncategories » DAHSYATNYA SEDEKAH

DAHSYATNYA SEDEKAH

MOTIVASI DIRI – Pada post kali ini saya akan mengungkap beberapa kedahsyatan sedekah. Mungkin kebanyakan dari kita sering bertanya-tanya, “Sebenarnya apa sih untungnya sedekah? Bukankah dengan kita bersedekah hanya akan menghambur-hamburkan uang saja?”. Atau ada juga yang bilang gini “sedekah ntaran aja kalo udah kaya” atau “sedekah ntar aja kalo udah bau tanah (alias mau is dead)”.

Kalimat-kalimat di atas sangat sering kita dengar bahkan kita ucapkan dan tanpa kita sadari akan merasuki jiwa kita dan membuat kita malas dalam mengeluarkan sedekah. Sedekah itu perintah Allah, jadi nggak mungkin sedekah akan membawa mudharat. Justru dengan bersedekah kita akan dilapangkan rezekinya. Bahkan Allah telah berjanji bahwa orang-orang yang melakukan amal kebaikan akan dibalas minimal dengan sepuluh kebaikan (10 kali lipat). “Barang siapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An’am[6] :60). Itu baru minimal bro. Bahkan dalam Surah Al-Baqarah ayat  261 disebutkan bahwa orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir dan setiap bulir ada seratus biji. Itu berarti dibalas tujuh ratus kali lipat. Amazing… Jadi kalau dalam ilmu matematika 10 minus 1 sama dengan sembilan, tapi dalam ilmu sedekah 10 minus 1 sama dengan? Yap, betul, Sembilan belas. 

Kemudian bagaimana dengan orang-orang yang mengatakan sedekah itu lebih baik sedikit tapi ikhlas daripada banyak tapi nggak ikhlas. Itu juga termasuk kalimat yang sangat beracun. Terutama beracun bagi jiwa dan alam bawah sadar kita. Kalau menurut saya keduanya itu tidak ada yang lebih baik. Yang baik itu banyak tapi ikhlas. Walaupun sebenarnya masalah ikhlas atau nggak ikhlas itu urusan Allah. Karena hanya Dia yang mengetahui isi hati seseorang. Tapi kalau saran saya mending kita paksa diri kita untuk bersedekah dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya. Masalah ikhlas atau tidak urusan belakangan. Karena ikhlas itu perlu latihan. Sama halnya saat kita masih kecil disuruh oleh orang tua untuk shalat. Dan biasanya orang tua memberi imbalan atau hadiah, contohnya uang sakunya ditambah, dibelikan mainan, bahkan dibelikan kalung atau cincin bagi yang perempuan (kayak di novel “Hafalan Shalat Delisa” itu lho). Tapi itu waktu kita masih kecil. Dengan berjalannya waktu dan bertambahnya kedewasaan pasti kita akan terbiasa dalam menjalankan sholat lima waktu tanpa meminta imbalan atau iming-iming apapun. Berarti itu namanya kita sudah ikhlas dalam melakukan sholat. Begitu juga dengan sedekah. Apabila kita paksakan untuk bersedekah mungkin awalnya terasa berat namun dengan berjalannya waktu kita akan terbiasa dan tanpa kita sadari rasa berat itu akan hilang dengan sendirinya. Jadi selain melapangkan rezeki sedekah juga melatih keikhlasan seseorang.

Sedekah sangatlah banyak bentuk dan caranya. Bagi yang punya harta hendaklah ia bersedekah dengan hartanya, bagi yang punya tenaga bersedekahlah dengan tenaganya, dan bagi yang mempuanyai ilmu maka bersedekahlah dengan ilmunya. Bahkan senyum manis seorang muslim terhadap saudaranya (muslim lain) pun juga termasuk sedekah. “Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari selagi matahari masih terbit. Mendamaikan dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, menolong orang hingga ia dapat naik kendaraan atau mengangkatkan barang bawaan ke atasnya merupakan sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah setiap langkah kaki yang engkau ayunkan menuju ke masjid adalah sedekah, dan menyingkirkan aral dari jalan juga merupakan sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim). Rasulullah SAW juga pernah bersabda : “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian apa-apa yang dapat kalian sedekahkan? Sesungguhnya pada setiap tasbih ada sedekah, pada setiap tahmid ada sedekah dan pada setiap tahlil ada sedekah, menyuruh pada kebaikan adalah sedekah, melarang kemungkaran adalah sedekah, dan mendatangi istrimu adalah sedekah.” (HR. Muslim). Dan yang paling membuat saya berdebar-debar dari hadis riwayat Imam Muslim ini adalah kalimat “dan mendatangi istrimi adalah sedekah”. Setelah membaca kalimat tersebut rasanya jadi pengin sering-sering bareng istri (maksudnya besok kalo udah nikah), kan termasuk sedekah. Jadi dapet pahala dong. Istilahnya sambil menyelam minum air. Hehe…..(just kidding)

Tapi walaupun banyak cara untuk sedekah bukan berarti kita malas dalam menyedekahkan harta dengan alasan “kan senyum juga sedekah”  atau “kan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil juga sedekah”, itu persepsi yang salah besar. Kalau kita ingin ditolong orang sering-seringlah menolong orang. Kalau kita ingin dibaikin teman kita juga harus baikin teman. Kalau ingin diberi juga harus sering memberi. Begitu juga kalau kita ingin dibalas dengan harta yang berlimpah maka hendaknya kita bersedekah dengan harta kita. Karena di dunia ini ada yang namanya hukum Law Of Attraction ( LOA / hukum tarik menarik alam semesta ). Dimana alam akan dengan otomatis merespon apa yang kita lakukan. Atau dalam bahasa fisikanya hukum aksi-reaksi. Bahkan dalam penelitian terbaru menyatakan bahwa air sangat sensitif dalam merespon apa yang ada disekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati air dengan mikroskop elektron dan pada saat mengatakan kata “indah” di dekat air secara spontan susunan partikel air langsung berubah membentuk susunan yang sangat indah. Tetapi ketika mengatakan kata “setan” tiba-tiba susunan partikel air langsung berubah menjadi bentuk yang sangat mengerikan. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi SAW yang isinya kurang lebih bahwa apabila kita mengatakan sesuatu baik langsung maupun dalam hati sebelum meminum air zam-zam maka ianya akan menuruti apa yang kita perintahkan.

Dan yang terakhir, kapan kita harus  mulai bersedekah. Yap, bersedekahlah mulai SEKARANG. S-E-K-A-R-A-R-A-N-G. Jangan nunggu tua apalagi kaya. Karena kekayaan itu berawal dari sedekah. Bukan kaya dulu baru sedekah. Tapi, sedekah dulu baru kaya.

Mungkin itu beberapa kedahsyatan sedekah yang dapat saya sampaikan. Masih sangat banyak kedahsyatan-kedahsyatan sedekah yang lain. Dan satu pesan saya, bersedekalah mulai sekarang sebanyak mungkin.  Ingat!!!
10 – 1 = 19
Posted by Hidayat El Shirazy on Minggu, 25 Januari 2015 - Rating: 4.5
Title : DAHSYATNYA SEDEKAH
Description : MOTIVASI DIRI – Pada post kali ini saya akan mengungkap beberapa kedahsyatan sedekah . Mungkin kebanyakan dari kita sering bertany...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "DAHSYATNYA SEDEKAH"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Entri Populer

  • DAHSYATNYA SEDEKAH
  • Untuk Sukses Butuh DUIT
  • Selamat Datang Blogger
  • Takdir, Allah, dan Setan
  • Ippho Santosa - Pintu Rezeki

Arsip Blog

  • ▼  2015 (3)
    • ►  Februari (2)
    • ▼  Januari (1)
      • DAHSYATNYA SEDEKAH
  • ►  2013 (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)

About Me

Hidayat El Shirazy
Lihat profil lengkapku
Copyright © 2012 Hidayat El Shirazy - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger